There's no sense in
nonsense, especially when the heat's hot. – Darius. Safety Not Guaranteed,
mungkin terdengar seperti sebuah isi papan di sebuah swalayan ternama yang
sering anda lihat. Tapi film ini tidak menceritakan tentang papan di swalayan,
tapi menceritakan tentang seorang wartawan bernama Jeff yang dalam rapat untuk
edisi depan ia ingin membahas topik yang dinilai sang editor in chief menarik.
Jeff (Jake Johnson) ingin membahas
tentang sebuah iklan, yang didalam isi iklan tersebut berisikan tentang pria
yang mencari seorang partner untuk kembali ke masa lalu.Rabu, 31 Oktober 2012
Review : Safety Not Guaranteed (2012)
There's no sense in
nonsense, especially when the heat's hot. – Darius. Safety Not Guaranteed,
mungkin terdengar seperti sebuah isi papan di sebuah swalayan ternama yang
sering anda lihat. Tapi film ini tidak menceritakan tentang papan di swalayan,
tapi menceritakan tentang seorang wartawan bernama Jeff yang dalam rapat untuk
edisi depan ia ingin membahas topik yang dinilai sang editor in chief menarik.
Jeff (Jake Johnson) ingin membahas
tentang sebuah iklan, yang didalam isi iklan tersebut berisikan tentang pria
yang mencari seorang partner untuk kembali ke masa lalu.
Label:
drama,
lumayan bagus,
romance,
sci-fi
Rabu, 24 Oktober 2012
Review : The Campaign (2012)
Bring your brooms
cause it's a mess. – Marty Huggins. Masih ingat dengan pilkada Jakarta
kemarin dong? Mempertemukan Jokowi dan si pak Kumis dalam satu stage yang sama,
kadang memunculkan perdebatan antara masing – masing kandidat yaitu pak Kumis
dan pak Jokowi. Kalau Warner Bros mempertemukan 2 aktor sekaligus komedian Will
Ferell dan Zach Galifianakis sebagai Cam Brady dan Marty Huggins. Cam Brady adalah seorang congressman.
Sedangkan Marty Huggins, sebelumnya hanya seorang pemilik dari pusat wisata
lokal. Marty Huggins berani mencalonkan
dirinya atas saran sang ayah, dan akhirnya Huggins berani melangkah untuk
menjadi pesaing Cam Brady (Will Ferell).
Menjadi hal yang tidak mudah bagi Huggins (Zach
Galifianakis) untuk menjadi seorang pemimpin, banyak hal yang harus
dipelajari dan perubahan yang harus ia rasakan. Dan persaingan pun di mulai
dari yang sehat, sampai berakhir dengan yang tidak sehat.
Senin, 15 Oktober 2012
Review : The Bachelorette (2012)
This is all fucked up.
I'm gonna walk in wearing my pajamas like I'm fucking Michael Jackson. – Becky.
Every single woman dreams about a wedding. Tapi apa jadinya, jika pernikahan
anda mungkin jadi hancur karena teman – teman anda yang tidak bertanggung
jawab? Lets meet the B Size gank, yang terdiri atas Katie (Isla Fisher), Gena (Lizzy
Caplan) dan Regan (Kirsten Dunst).
Mereka sudah sahabatan, sejak mereka highschool dan tetap bersama hingga
sekarang. Suatu hari Regan sedang makan siang bersama Becky (Rebel Wilson), yang sering menjadi
korban bully gank B Size. Mereka kadang menyebut Becky, The Pig Face. Becky
memberi tahu Regan, jika ia akan menikah dengan Dale. Mendengar hal itu Regan
merasa iri dan tidak pernah menyangka ini akan terjadi, begitupun dengan Katie
dan Gena yang tidak mempercayai hal tersebut. Mereka akhirnya berkumpul bersama
dalam malam sebelum pernikahan, tapi sebuah kekacauan terjadi. Keadaan menjadi
kacau, ketika gaun yang harus dikenakan Becky esok hari robek akibat ulah Regan
dan Katie. Mereka bertiga panik, berusaha untuk gaun itu dapat diperbaiki
dengan berbagai cara dan dalam waktu yang cepat.Minggu, 14 Oktober 2012
Review : Looper (2012)
Time travel has not
yet been invented. But thirty years from now, it will have been. – Joe. Mungkin
anda tidak menyangka, jika anda akan bertemu dengan sosok anda dari masa depan
anda datang ke waktu dimana anda hidup sekarang. Mungkin itulah yang dihadapi
oleh Joe (Joseph Gordon Levitt). Joe
merupakan seorang pria yang hidup di tahun 2044 dan bergelut dalam pekerjaan,
sebagai eksekutor dari orang – orang yang dikirim oleh agen dari masa depan
menggunakan teleportasi. Dalam pekerjaannya, pembayaran / upahnya itu melalui
logam – logam yang tertera di badan si korban. Dan apabila warna keemasan yang
muncul di badan korban, sebenarnya itulah dirimu. Berbeda dengan Joe, seorang
mafia asal Shanghai datang dihadapannya. Dan ternyata sosok mafia itu adalah
Joe pada saat masa tuanya. Namun nyatanya Joe masa tua (Bruce Willis) berhasil kabur dan berusaha, untuk menghentikan
keadaan di masa depan jadi lebih baik. Joe dari masa sekarang tetap berusaha,
untuk mencari dan ingin membunuh sosoknya yang hadir dari masa depan tersebut.Selasa, 09 Oktober 2012
Review : People Like Us (2012)
It means that the
outcome doesn't matter. What matters is that you were there for it, whatever IT
is, good or bad, kind of like right now. – Sam. Mempunyai seorang saudara
kandung tapi dengan orangtua yang berbeda (disalah satu pihak “ayah atau ibu”),
mungkin menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan. Apalagi kita baru mengetahuinya ketika orang tua kita
meninggal dunia, pasti hal itu menjadi pukulan yang begitu berat. Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria
muda bernama Sam (Chris Pine). Sam yang kesehariannya bekerja sebagai seorang
salesman, harus menghadapi kenyataan ayahnya yang merupakan seorang musisi
meninggal dunia. Ditemani Hannah (Olivia
Wilde) sang kekasih, Sam pulang ke rumah dimana ia dibesarkan. Sayangnya
Sam tidak dapat melihat jasad sang ayah. Ternyata ayahnya; Jerry (Dean Chekvala), tidak hanya pergi begitu
saja, ia meninggalkan sejumlah uang yang harus Sam berikan kepada saudara
perempuan yang sama sekali belum ia pernah temui. Sam bingung bagaimana caranya
memulai ini semua, memulai untuk berkenalan, memberikan uang tersebut dan
mengakui kalau ia juga anak dari Jerry.
Label:
drama,
family,
lumayan bagus
Minggu, 07 Oktober 2012
Review : Red Lights (2012)
Are you questioning my
power? – Simon Silver. Kita kadang dengan mudah begitu percaya dengan hal
yang berbau supernatural, klenik ataupun magis. Tapi apa jadinya jika ada seseorang, yang
mampu membongkar kebohongan dibelakang itu semua?. Yang akan dirasakan mungkin
ketakutan, ketakutan bahwa “ keahliannya” akan terbongkar. Perkenalkan Dr. Margaret Matheson (Sigourney Weaver). Margaret terlihat
begitu ahli namun santai, dalam mengungkap setiap kasus yang diserahkan
kepadanya. Ia tidak pernah sendiri dalam mengungkap kasus, ia selalu ditemani
dengan seorang pria muda Tom Buckley (Cillian Murphy). Keberhasilannya
mengungkap kasus, ternyata tidak begitu membuat Matheson bahagia. Kesedihannya
dan perhatiannya, hanya tertuju kepada anaknya yang masih terbaring tak
sadarkan diri di rumah sakit. Simon Silver (Robert
De Niro), seseorang yang dianggap memiliki kemampuan lebih kini tengah
menjadi perhatian Buckley. Buckley berharap Matheson, mau bersamanya mengungkap
Silver. Akankah mereka berhasil, seperti dalam mengungkap hal – hal supernatural
sebelumnya?
Langganan:
Entri (Atom)

