Minggu, 18 September 2011

Review : The Rise Of The Planet Of The Apes (2011), Captain America : The First Avenger (2011)


The Rise Of The Planet Of The Apes (2011)

Pada awalnya saya tidak memiliki niat untuk menyaksikan film ini, namun karena review yang begitu positif dari beberapa movie reviewer di luar negeri dan beberapa teman saya, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba melihat film yang dibintangi oleh James Franco dan Freida Pinto ini. Film ini merupakan Reboot dari film Planet Of The Apes series.

Diceritakan ada beberapa Apes yang diambil dari Congo dan di bawa ke San Francisco untuk dijadikan bahan percobaan. Namun ternyata percobaan mengalami kegagalan. Dan ada satu Apes betina yang pada saat itu melahirkan seorang anak, induknya telah meninggalkannya. Akhirnya Dr. Will Rodman yang diperankan oleh James Franco, memutuskan untuk merawat dan membawa bayi Apes itu ke rumahnya. Dengan penuh kasih sayang Will merawat bayi Apes itu, yang akhirnya diberi nama Caesar.

Secara keseluruhan filmnya menurut saya sangat bagus, mulai dari segi cerita hingga segi visual efeknya. Akting James Franco di film ini terlihat biasa saja dan tidak begitu se-wow di film 127 Hours. Untungnya Freida Pinto yang terakhir bermain di film Miral, bisa berakting dengan baik. Tapi tetap saja yang harus diacungi jempol adalah akting dari Mr. Andy Serkis, yang berperan sebagai Caesar. Dengan sempurna, ia bisa memainkan karakter Caesar yang merupakan seorang Simpanse / Apes. Jadi  bagi anda yang memiliki niat untuk menonton film ini, segeralah menontonnya.

Rating : 4/5



Captain America : The First Avenger (2011)

Jujur saya tidak pernah mengikuti film - film superhero yang di-release oleh pihak Marvel Studios, jadi sepertinya ini ada film superhero marvel pertama yang saya saksikan.Captain America diperankan oleh Chris Evans yang sebelumnya terkenal sebagai Human Torch di The Fantastic Four. Selain Evans film ini juga dibintangi juga oleh Hayley Atwell, Tommy Lee Jones, Hugo Weaving dan Stanley Tucci.

Di film pertama ini diceritakan bagaimana seorang Steven Rogers yang awalnya tidak bisa ikut latihan militer, akhirnya dapat ikut latihan militer asalkan ia mau mengikuti percobaan yang dilakukan oleh Dr. Abraham Erskine. Rogers yang awalnya badannya kurus, tiba - tiba berubah menjadi atletis dan berbentuk. Ia dijadikan sebagai ikon mainan Captain America. Dan ketika dalam membantu para temannya pun ia menggunakan karakter tersebut. Ada beberapa perubahan yang terjadi padanya, larinya menjadi sangat cepat dan ia memiliki kemampuan untuk melompat dari satu tempat ke tempat lain yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Bisa dibilang Captain America adalah sebuah film yang menarik, awalnya film ini berjalan sangat baik namun menjelang tengah hingga akhir, film ini terasa menjenuhkan. Evans berhasil menghilangkan bayang - bayang kita terhadap sosok Human Torch. Tommy Lee Jones di film ini bisa dibilang hanya sebagai pemanis di film ini, namun untuk aktingnya sangat baik. Stanley Tucci tidak bisa memerankan karakter sebagai seorang Dokter menurut saya. Joe Johnston yang sebelumnya pernah menyutradarai Jurassic Park III, membawa film ini dengan baik ke setting tahun 40an atau dibawah tahun 90an. Jadi bisa dibilang inilah film perkenalan kita akan sosok seorang Captain America yang memiliki musuh yang kejam bernama Red Skull. Lumayan lah untuk disaksikan, bukan film yang serius tapi cocok hanya sebagai hiburan.

Rating : 3/5




Sabtu, 03 September 2011

Review : Fast 5 (2011), Kungfu Panda 2 (2011)

Fast 5

Justin Lin kembali lagi membawa kita ke dalam adu mobil di jalanan dalam Franchise Fast & Furious 5 : Rio Heist. Dari judulnya mungkin sudah ketahuan, kalau kali ini settingnya di Rio de Janeiro, Brazil.
Diawali dengan upaya pembebasan Dom Toretto dari penahanan yang dilakukan oleh Mia Torreto, sang adik dan Brian O'Conner. Setelah Dom bebas, mereka merencanakan suatu misi baru yaitu menyerang sebuah koruptor kaya di Rio bernama Hernan Reyes. Dom, Mia dan Brian berpikir tidak mungkin untuk mereka menjalankan misi ini bertiga saja, akhirnya mereka mendatangkan teman - teman mereka yang sudah pernah hadir di film Fast and Furious sebelumnya.

Film ini masih dibintangi oleh Vin Diesel, Paul Walker, Jordana Brewster dan beberapa nama lainnya yang mungkin pernah anda kenal seperti Tyrese Gibson, Ludacris, Sung Kang. Yang membedakan mungkin kehadiran Dwayne "The Rock" Johnson yang berperan sebagai Luke Hobbs. Secara keseluruhan Fast 5, bisa dibilang sebagai film terbaik dari semua franchise Fast and Furious. Di film ini banyak ledakan, action dan sesuatu yang mungkin tidak pernah akan terbayangkan sebelumnya. Justin Lin dengan baik meramu film ini. Cerita memang mudah diikuti cuma ada sedikit twist di endingnya, yang gw sendiri kaget ketika melihatnya. Usahakan ketika menonton film ini sampai credit titlenya selesai, karena ada sebuah scene tambahan yang mempertemukan Dwayne Johnson dengan Eva Mendes, wanita yang sempat membuat beberapa pria terkesima (mungkin) akan penampilannya di 2 Fast 2 Furious. Fast 5 sangat saya rekomendasikan untuk anda saksikan dan sayang sekali apabila film ke 5 ini anda lewatkan.

Rating : 4/5
Kungfu Panda 2

Masih ingat dengan Po? si panda lucu yang diisi suara Jack Black?. Pasti anda ingat, 3 tahun lalu kita dibuat terkesima akan kelucuan panda yang bisa ber-martial arts di film Kungfu Panda. Ia kembali di Kungfu Panda 2. Di film sequelnya ini selain diceritakan tentang misi barunya, diceritakan masa lalu seorang Po bisa memiliki seorang ayah yang ternyata tidak mirip dengan dirinya. Kekacauan sedang terjadi dan akhirnya Po bersama Furious Five berusaha untuk menumpas kejahatan yang dilakukan. Beberapa dari penjahat itu awalnya mencuri beberapa barang milik rakyat yang terbuat dari logam, untuk nantinya dilebur dan dibuat menjadi sesuatu. Yang berada dibalik ini semua adalah Shen. Shen adalah anak dari keluarga peacock yang kaya yang pada akhirnya menguasai kota Gongmen. Tapi apakah Po bersama kawan-kawannya berhasil menaklukan Shen yang memiliki senjata mematikan?. Untuk mengetahuinya, saksikanlah film ini.

Untuk yang mengisi suara di film ke 2 ini masih sama dengan film yang pertama, seperti : Jack Black, Angelina Jolie, Dustin Hoffman, Jackie Chan, Seth Rogen, Lucy Liu dan David Cross. Gary Oldman yang baru hadir di film ke 2 ini, begitu menyatu dengan karakternya sebagai Shen. Sutradara untuk film terbarunya berbeda dengan film sebelumnya, Jennifer Yuh yang sebelumnya tergabung di Art Departement di film pertama kini menjadi sang sutradara. Untuk cerita film kedua ini bisa dibilang biasa saja, malah lebih bagusan film pertamanya. Namun dari actionnya lebih bagus film kedua ini, semuanya terasa lebih seru dan po begitu menggemaskan.

Rating : 3.5/5