Minggu, 30 Januari 2011

Review : You Will Meet A Tall Dark Stranger (2010)


You Will Meet A Tall Dark Stranger adalah film terbaru yang disutradarai oleh Woody Allen. Siapa yang tidak mengenal Woody Allen, dia adalah salah satu sutradara terkenal yang sudah malang melintang dalam dunia perfilman. Sebelum menyutradarai film ini, ia menyutradarai film Vicky, Christina, Barcelona dan Annie Hall. You Will Meet A Tall Dark Stranger dibintangi oleh aktor dan aktris yang memang sudah banyak bermain di beberapa film dan juga memenangkan oscar seperti Anthony Hopkins,Antonio Banderas, Naomi Watts, Josh Brolin. Tema yang dihadirkan di film ini sebenernya simpel dan sepertinya mudah diterima/dimengerti oleh orang yang masih awam dengan filmnya Woody Allen.

Bercerita tentang seorang wanita tua bernama Helena (Gemma Jones) yang harus bercerai dengan suaminya bernama Alfie (Anthony Hopkins), karena diantara mereka sudah tidak memiliki kecocokan. Setelah bercerai Alfie berubah style hidupnya seperti anak muda ia membeli sports car, bergaul di klub malam. Namun Alfie sebenernya merasa ada yang hilang dari hidupnya, setelah perceraiannya dengan Helena. Namun akhirnya Alfie jatuh cinta seorang wanita muda yang berprofesi sebagai "aktris panggilan" bernama Charmaine (Lucy Punch). Helena yang mendengar hal ini begitu depresi, saking depresinya ia sempat meminum 40 pil obat tidur, namun pada akhirnya ia lebih memilih untuk berkonsultasi dengan seorang peramal bernama Cristal (Pauline Collins). Sebenarnya apa yang dikatakan Cristal, sesuatu yang tidak masuk akal, namun Helena selalu patuh mengikuti apa yang dikatakan Cristal kepadanya.

Lain dengan sang ibu, lain pula dengan sang anak Sally (Naomi Watts). Sally menikah dengan seorang pria bernama Roy (Josh Brolin), pria yang begitu memiliki obsesi besar menjadi seorang penulis terkenal. Selama ini pekerjaan yang dilakukan Roy tidak pernah berhasil, ia terlalu fokus dengan buku yang ditulisnya dan tidak pernah selesai sama sekali. Sally begitu pusing menghadapi suaminya. Roy tidak bekerja ia lebih senang dirumah mencari inspirasi menulis, sedangkan Sally bekerja disebuah galeri seni milik Greg (Antonio Banderas). Setelah beberapa hari bekerja, diam - diam Sally jatuh hati kepada Greg. Sedangkan Roy jatuh cinta dengan seorang wanita yang selalu ia lihat di seberang apartemennya bernama Dia (Freida Pinto), yang cantik dan selalu berpakaian berwana merah. Untuk mendekati Dia yang seorang musisi, Roy selalu mengajak Dia pergi dan mengatakan jika Dia adalah salah satu inspirasinya dalam menulis.

Menonton Film ini layaknya saya menonton sebuah opera / drama disebuah teater, dimana di film ini dihadirkan Narator untuk menghubungkan scene demi scene. Untuk segi kualitas akting tidak perlu diragukan kembali, mereka dapat memerankan perannya masing - masing dengan baik. Saya masih agak merasa aneh dengan bahasa british yang begitu kuat di film ini, karena saya begitu jarang menyaksikan film-film bernuansa british seperti film ini. Film ini recomended banget dari saya, selain dari segi pemain, ceritanya saya nilai bagus dan cocok untuk ditonton bersama pasangan anda di hari valentine. Happy Watching !!

Cast : Anthony Hopkins,Antonio Banderas, Naomi Watts, Josh Brolin
Director : Woody Allen

Rating :
3.5/5

Movie Still :


























Sabtu, 29 Januari 2011

Review : Faster (2010)


God can't save you from me! - Driver. Siapa yang tidak kenal Dwayne "The Rock" Johnson, mantan pegulat WWF yang kemudian beralih profesi menjadi aktor professional. Dwayne / The Rock memulai karir di dunia akting melalui film The Scorpion King dan sejak saat itu sudah beberapa puluhan judul film yang dibintanginya. Faster adalah film terbarunya di tahun 2010, setelah film ini ia akan bergabung dengan Vin Diesel dan Paul Walker di seri ke 5 Fast and Furious. Selain Dwayne, film ini juga dibintangi oleh Billy Bob Thorton dan Maggie Grace. Billy Bob adalah aktor senior Hollywood yang sudah malang melintang dalam industri perfilman, beberapa filmnya yang cukup sukses di pasaran seperti Bad Santa, The Alamo dan Friday Night Lights. Sedangkan untuk si cantik Maggie Grace lebih kita kenal sebagai anak perempuan dari Liam Neeson di film Taken. Untuk penyutradaraan film yang berbudget 24 juta dollar ini. ditangani oleh George Tillman Jr. yang sebelumnya pernah menyutradarai film Notorious dan Man of Honor.

Menceritakan tentang seorang pria bernama Driver (Dwayne Johnson), yang baru keluar dari penjara setelah selama 10 tahun ia ditahan. Dengan kebebasannya pun ia memiliki satu tujuan untuk balas dendam terhadap sekelompok orang yang berada di balik kematian sang kakak. Namun dalam usaha balas dendamnya tersebut tidak selalu berjalan dengan mulus, karena jejaknya selalu diketahui oleh Cop (Billy Bob Thorton), seorang polisi yang sebentar lagi akan pensiun dan juga seorang pembunuh bayaran yang masih muda bernama Killer (Oliver Jackson - Cohen). Dan tidak pernah dibayangkan oleh Driver, bahwa ada satu orang lagi yang harus dibunuh di luar listnya tersebut.

Menurut saya Faster biasa saja, tidak ada yang spesial dari film ini. Kualitas akting dari Dwayne Johnson di film ini baik sekali, dia dengan baik dapat mendalami karakter seseorang yang ingin membalas dendam. Untuk Billy Bob sepertinya dia hanya seperti pemanis untuk film ini, kualitas aktingnya buruk dan terkesan datar. Dan terlihat sekali Faster dibuat untuk menghadirkan aksi tembak menembak yang keren dan bukan cerita yang berkualitas. Happy Watching !!

Cast : Dwayne Johnson, Billy Bob Thorton, Maggie Grace
Director : George Tillman Jr.

Rating :
2.5/5

Movie Still :


























Kamis, 27 Januari 2011

Review : Heartbreaker / L'arnacoeur (2010)


Kadang kita seneng lihat temen kita lagi kasmaran / sedang jatuh cinta dengan seseorang yang dia cintai, kadang juga kita tidak senang melihatnya malah membuat kita jengkel dan kesal. Pasti dalam keadaan kita sedang tidak senang tersebut, sepertinya kita ingin memutuskan hubungan teman kita dengan orang yang dicintainya dalam hal ini sang kekasih. Mungkin dalam keadaan seperti itu anda bisa menghubungi Alex Lippi yang di perankan oleh Romain Duris. Romain karena perannya di film ini, dia mendapatkan nominasi di Satelite Award untuk Best Actor in a Motion Picture, Comedy or Musical. Selain Romain Duris film ini juga dibintangi oleh Vanessa Paradis, dan Andrew Lincoln yang sedang terkenal karena perannya sebagai Rick Grimes seorang polisi di tv series The Walking Dead. Untuk kursi sutradara berada di tangan Pascal Chaumell yang pernah menjadi second unit director untuk film The Fifth Element yang dibintangi oleh Bruce Willis.

Bercerita tentang Alex Lippi (Romain Duris), seorang lelaki yang berprofesi sebagai Heartbreaker. Ia selalu berhasil memutuskan hubungan wanita dengan pria yang sedang jatuh cinta. Ia melakukan ini tidak sendiri, karena untuk mengetahui informasi para wanita - wanita ini ia dibantu oleh sang kakak Melanie (Julie Ferrier) dan kakak iparnya Marc (Francois Damiens), suami dari Melanie. Suatu kali ia mendapat tugas yang menurutnya begitu sangat berat untuk dijalani, ia diharuskan memutuskan hubungan seorang wanita bernama Juliette (Vanessa Paradis) dengan seorang pria Inggris yang begitu kaya bernama Jonathan (Andrew Lincoln). Untuk penyamarannya, Alex akan berperan sebagai bodyguard untuk Juliette yang disewa oleh sang ayah. Ketika pertemuan pertama Juliette bingung mengapa sang ayah menyewa seorang pria untuk menjadi bodyguard-nya, namun dengan berjalannya waktu Juliette mulai merasa bahwa Alex adalah bodyguard yang benar - benar memang disewa untuknya. Ada keanehan yang Alex rasakan, tidak seperti ia menghadapi beberapa wanita sebelumnya ia jatuh cinta terhadap Juliette. Namun bagaimanakah kelanjutannya, akankah Juliette akan bersama dengan sang pria kaya raya / seorang heartbreaker?.

Sebenarnya trailer film ini yang begitu menarik saya untuk menyaksikannya. Film ini memiliki cerita yang begitu ringan dan mudah sekali untuk dimengerti, jadi jangan pesimis dulu walaupun film ini perancis, bahasanya pun tidak berat karena film ini juga dicampur dengan bahasa inggris. Untuk kualitas akting saya nilai untuk Romain Duris, dia memang bisa berakting dengan baik terlihat karakter Alex Lippi yang lucu, gokil dan romantis dapat ia perankan dengan sempurna. Untuk Vanessa Paradis ini saya rasa aktingnya biasa saja tidak ada yang spesial. Dan entah kenapa Andrew Lincoln, yang biasanya berakting dengan baik di The Walking Dead di film ini ia terlihat begitu kaku dalam berakting. Film ini rekomen banget untuk menjelang hari valentine, cocok ditonton berdua dengan pasangan anda. Happy Watching !!

Cast: Romain Durais, Vanessa Paradis, Andrew Lincoln
Director : Pascal Chaumell

Rating :
3.5/5

Movie Still :


























Rabu, 26 Januari 2011

Review : Blue Valentine (2010)


Tell me how I should be. Just tell me. I'll do it- Dean.Cinta cinta dan cinta, kayaknya gak habis untuk membicarakan hal yang satu ini. Cinta ada dikala pria dan wanita sedang bersama dan juga ada ketertarikan diantara mereka. Kalau ada yang bilang cinta pada pandangan pertama itu sementara, bisa dibilang iya bisa dibilang gak. Ryan Gosling adalah aktor yang memang berbakat, sebelumnya ia lebih terkenal sebagai Noah di film The Notebook. Sedangkan Michelle Williams dulunya kita lebih kenal dari serial tv anak muda Dawson's Creek. Untuk penyutradaraan film ini, ditangani oleh Derek Cianfrance yang pernah menyutradrai Brother Tied.

Diceritakan tentang seorang remaja wanita bernama Cindy (Michelle Williams) yang telah berhubungan dengan seorang pria bernama Bobby (Mike Vogel). Disaat mereka berhubungan intim, ada suatu kejadian yang sebenarnya tidak diinginkan oleh Cindy terjadi. Cindy begitu marah terhadap Bobby, ia menjauhi Bobby dan mau berbicara lagi dengan Bobby. Suatu hari Cindy sedang menjenguk sang nenek di sebuah panti jompo, di saat yang bersemaan terjadi saling pandang memandang diantara Cindy dengan seorang pekerja pemindah barang bernama Dean (Ryan Gosling). Beberapa hari kemudian dari pandangan disebuah panti jompo tersebut malah kemudian berubah menjadi cinta. Dean tidak mengetahui dimana Cindy tinggal, jadinya ia datang kembali ke panti jompo tersebut dan menanyakan beberapa informasi kepada neneknya Cindy. Sesuatu yang buruk terjadi Cindy ternyata hamil, ia yakin bahwa anak yang dikandungnya adalah anak Bobby. Dean marah begitu mengetahui hal ini. Namun pada saat emosi Dean sudah reda akhirnya Dean mau menerima anak yang dikandung Cindy dan Cindy apa adanya. Akhirnya Cindy dan Dean pun menikah. Disaat mereka sudah menikah dan memiliki anak perempuan bernama Frankie, keadaan berubah total. Dean kembali orang yang tidak begitu percaya kepada Cindy, Dean selalu berbeda pandangan dengan Cindy. Awalnya Cindy bisa menerima ini semua, namun pada akhirnya ia mencapai suatu titik jenuh yang mungkin ia sudah tidak dapat berkata apa - apa.

Nonton film ini kayak seperti dalam sebuah roller coaster percintaan, ada yang manis ada juga yang dapat membuat kita menyesal atau malah sedih. Ryan Gosling dan Michelle Williams terlihat begitu total dalam berakting di film ini. Totalitasnya mungkin dapat dibuktikan, tidak hanya dalam akting tapi juga kebranian yang dimiliki untuk dapat tampil naked di film ini. Inilah kali pertama saya melihat akting dari Ryan Gosling, orang - orang mungkin mengenalnya dalam The Notebook. Namun jujur saya belum melihat film The Notebook, tapi lewat film ini bisa dilihat bahwa Gosling memang aktor yang dapat berakting dengan baik dan mampu memerankan karakter Dean dengan apa adanya dia. Untuk dari segi penyutradaraan dari film ini, saya rasa sudah tidak usah dibicarakan kembali, Derek yang terbiasa menyutradarai Dokumenter menjadikan film romance ini berbeda. Untuk mengakhiri review ini, saya ingin katakan bahwa cinta itu benar - benar indah, sebuah hadiah dari Tuhan yang harus benar - benar dijaga hingga maut memisahkan. Happy Watching !!

Cast : Michelle Williams, Ryan Gosling, John Doman, Mike Vogel
Director : Derek Cianfrance

Rating :
4.5/5

Movie Still :
























Selasa, 25 Januari 2011

Info : 83rd Academy Award Nominations




















Actor in a Leading Role


* Javier Bardem in “Biutiful”
* Jeff Bridges in “True Grit”
* Jesse Eisenberg in “The Social Network”
* Colin Firth in “The King's Speech”
* James Franco in “127 Hours”

Actor in a Supporting Role

* Christian Bale in “The Fighter”
* John Hawkes in “Winter's Bone”
* Jeremy Renner in “The Town”
* Mark Ruffalo in “The Kids Are All Right”
* Geoffrey Rush in “The King's Speech”

Actress in a Leading Role

* Annette Bening in “The Kids Are All Right”
* Nicole Kidman in “Rabbit Hole”
* Jennifer Lawrence in “Winter's Bone”
* Natalie Portman in “Black Swan”
* Michelle Williams in “Blue Valentine”

Actress in a Supporting Role


* Amy Adams in “The Fighter”
* Helena Bonham Carter in “The King's Speech”
* Melissa Leo in “The Fighter”
* Hailee Steinfeld in “True Grit”
* Jacki Weaver in “Animal Kingdom”

Animated Feature Film

* “How to Train Your Dragon” Chris Sanders and Dean DeBlois
* “The Illusionist” Sylvain Chomet
* “Toy Story 3” Lee Unkrich

Art Direction

* “Alice in Wonderland”
Production Design: Robert Stromberg; Set Decoration: Karen O'Hara
* “Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1”
Production Design: Stuart Craig; Set Decoration: Stephenie McMillan
* “Inception”
Production Design: Guy Hendrix Dyas; Set Decoration: Larry Dias and Doug Mowat
* “The King's Speech”
Production Design: Eve Stewart; Set Decoration: Judy Farr
* “True Grit”
Production Design: Jess Gonchor; Set Decoration: Nancy Haigh

Cinematography

* “Black Swan” Matthew Libatique
* “Inception” Wally Pfister
* “The King's Speech” Danny Cohen
* “The Social Network” Jeff Cronenweth
* “True Grit” Roger Deakins

Costume Design

* “Alice in Wonderland” Colleen Atwood
* “I Am Love” Antonella Cannarozzi
* “The King's Speech” Jenny Beavan
* “The Tempest” Sandy Powell
* “True Grit” Mary Zophres

Directing

* “Black Swan” Darren Aronofsky
* “The Fighter” David O. Russell
* “The King's Speech” Tom Hooper
* “The Social Network” David Fincher
* “True Grit” Joel Coen and Ethan Coen

Documentary (Feature)

* “Exit through the Gift Shop” Banksy and Jaimie D'Cruz
* “Gasland” Josh Fox and Trish Adlesic
* “Inside Job” Charles Ferguson and Audrey Marrs
* “Restrepo” Tim Hetherington and Sebastian Junger
* “Waste Land” Lucy Walker and Angus Aynsley

Documentary (Short Subject)

* “Killing in the Name” Nominees to be determined
* “Poster Girl” Nominees to be determined
* “Strangers No More” Karen Goodman and Kirk Simon
* “Sun Come Up” Jennifer Redfearn and Tim Metzger
* “The Warriors of Qiugang” Ruby Yang and Thomas Lennon

Film Editing

* “Black Swan” Andrew Weisblum
* “The Fighter” Pamela Martin
* “The King's Speech” Tariq Anwar
* “127 Hours” Jon Harris
* “The Social Network” Angus Wall and Kirk Baxter
Foreign Language Film

* “Biutiful” Mexico
* “Dogtooth” Greece
* “In a Better World” Denmark
* “Incendies” Canada
* “Outside the Law (Hors-la-loi)” Algeria

Makeup

* “Barney's Version” Adrien Morot
* “The Way Back” Edouard F. Henriques, Gregory Funk and Yolanda Toussieng
* “The Wolfman” Rick Baker and Dave Elsey

Music (Original Score)

* “How to Train Your Dragon” John Powell
* “Inception” Hans Zimmer
* “The King's Speech” Alexandre Desplat
* “127 Hours” A.R. Rahman
* “The Social Network” Trent Reznor and Atticus Ross

Music (Original Song)

* “Coming Home” from “Country Strong” Music and Lyric by Tom Douglas, Troy Verges and Hillary Lindsey
* “I See the Light” from “Tangled” Music by Alan Menken Lyric by Glenn Slater
* “If I Rise” from “127 Hours” Music by A.R. Rahman Lyric by Dido and Rollo Armstrong
* “We Belong Together” from “Toy Story 3" Music and Lyric by Randy Newman

Best Picture

* “Black Swan” Mike Medavoy, Brian Oliver and Scott Franklin, Producers
* “The Fighter” David Hoberman, Todd Lieberman and Mark Wahlberg, Producers
* “Inception” Emma Thomas and Christopher Nolan, Producers
* “The Kids Are All Right” Gary Gilbert, Jeffrey Levy-Hinte and Celine Rattray, Producers
* “The King's Speech” Iain Canning, Emile Sherman and Gareth Unwin, Producers
* “127 Hours” Christian Colson, Danny Boyle and John Smithson, Producers
* “The Social Network” Scott Rudin, Dana Brunetti, Michael De Luca and Ceán Chaffin, Producers
* “Toy Story 3” Darla K. Anderson, Producer
* “True Grit” Scott Rudin, Ethan Coen and Joel Coen, Producers
* “Winter's Bone" Anne Rosellini and Alix Madigan-Yorkin, Producers

Short Film (Animated)

* “Day & Night” Teddy Newton
* “The Gruffalo” Jakob Schuh and Max Lang
* “Let's Pollute” Geefwee Boedoe
* “The Lost Thing” Shaun Tan and Andrew Ruhemann
* “Madagascar, carnet de voyage (Madagascar, a Journey Diary)” Bastien Dubois

Short Film (Live Action)
* “The Confession” Tanel Toom
* “The Crush” Michael Creagh
* “God of Love” Luke Matheny
* “Na Wewe” Ivan Goldschmidt
* “Wish 143” Ian Barnes and Samantha Waite

Sound Editing

* “Inception” Richard King
* “Toy Story 3” Tom Myers and Michael Silvers
* “Tron: Legacy” Gwendolyn Yates Whittle and Addison Teague
* “True Grit” Skip Lievsay and Craig Berkey
* “Unstoppable” Mark P. Stoeckinger

Sound Mixing

* “Inception” Lora Hirschberg, Gary A. Rizzo and Ed Novick
* “The King's Speech” Paul Hamblin, Martin Jensen and John Midgley
* “Salt” Jeffrey J. Haboush, Greg P. Russell, Scott Millan and William Sarokin
* “The Social Network” Ren Klyce, David Parker, Michael Semanick and Mark Weingarten
* “True Grit” Skip Lievsay, Craig Berkey, Greg Orloff and Peter F. Kurland

Visual Effects
* “Alice in Wonderland” Ken Ralston, David Schaub, Carey Villegas and Sean Phillips
* “Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1” Tim Burke, John Richardson, Christian Manz and Nicolas Aithadi
* “Hereafter” Michael Owens, Bryan Grill, Stephan Trojanski and Joe Farrell
* “Inception” Paul Franklin, Chris Corbould, Andrew Lockley and Peter Bebb
* “Iron Man 2” Janek Sirrs, Ben Snow, Ged Wright and Daniel Sudick

Writing (Adapted Screenplay)

* “127 Hours” Screenplay by Danny Boyle & Simon Beaufoy
* “The Social Network” Screenplay by Aaron Sorkin
* “Toy Story 3” Screenplay by Michael Arndt; Story by John Lasseter, Andrew Stanton and Lee Unkrich
* “True Grit” Written for the screen by Joel Coen & Ethan Coen
* “Winter's Bone” Adapted for the screen by Debra Granik & Anne Rosellini

Writing (Original Screenplay)

* “Another Year” Written by Mike Leigh
* “The Fighter” Screenplay by Scott Silver and Paul Tamasy & Eric Johnson;
Story by Keith Dorrington & Paul Tamasy & Eric Johnson
* “Inception” Written by Christopher Nolan
* “The Kids Are All Right” Written by Lisa Cholodenko & Stuart Blumberg
* “The King's Speech” Screenplay by David Seidler

For asia, 83rd Academy Awards will live in Star Movies 28 Feb at 8.00 am (Jakarta)

2in1 Review : The Hole (2009) , Paranormal Activity 2 (2010)





The Hole
Sebenernya awalnya gak ada niatan untuk liat film ini, trailernya menurut saya aneh banget. Namun ketika saya tau film ini dari sutradara The Small Soldiers dan Looney Tunes : Back In Action, rasa ketidak inginan saya berubah untuk segera menyaksikan film ini. The Hole disutradarai oleh Joe Dante. Untuk aktor dan aktris yang membintangi film ini ada Teri Polo yang terkenal di Meet The Parents franchise dan juga ada si Haley Bennett yang pernah membintangi Marley & Me bersama Owen Wilson dan Jennifer Anniston. Oh iya jangan lupakan aktor senior Bruce Dern yang pernah bermain di film Monster pada tahun 2003, juga membintangi film ini.

Menceritakan tentang Dane (Chris Massoglia) dan Lucas (Nathan Gamble) yang baru pindah dari Brooklyn ke sebuah kota yang begitu amat sepi Bensonville bersama sang ibu (Teri Polo). Dane begitu menyesali kepindahannya ini, karena ia merasa begitu jauh untuk pergi bersama teman - temannya yang lama di Brooklyn. Namun ketidaksenangannya itupun berubah, ketika Dane bertemu dengan Julie (Haley Bennett) tetangganya. Dane begitu menganggumi Julie. Suatu hari Lucas dan Dane menemukan sebuah lubang di gudang bawah tanahnya. Lubang tersebut begitu dalam dan tidak pernah ujungnya. Kemudian mereka menanyakan banyak hal kepada Julie, tentang siapa yang pernah meninggali rumah tersebut dan apa yang terjadi sebenernya dengan lubang yang ada dirumah mereka tersebut. Julie tidak tahu menahu dengan lubang ada yang ada di rumah tersebut, dia hanya mengetahui bahwa rumah tersebut pernah ditinggali oleh seseorang yang agak sedikit gila bernama Creepy Carl (Bruce Dern).

Melihat 2 film sebelumnya yang pernah disutradarai oleh Joe, saya berharap ini adalah sebuah film adventure yang tidak akan seru dan membuat kita akan menyenangi film ini tapi ternyata tidak plot yang begitu sederhana ditambah akting beberapa aktor yang biasa saja membuat saya mengategorikan film ini lumayan saja. Saya rasa untuk versi 3Dnya pun akan biasa saja, tidak ada efek - efek yang oke dalam film ini untuk dibuat 3D seperti Final Destination 4. Namun pesan yang dihadirkan oleh film ini bagus untuk anak - anak, yaitu berusaha untuk menghilangkan trauma yang ada agar dapat menjalani kehidupan lebih baik. Happy Watching !!

Cast : Chris Massoglia, Haley Bennett, Nathan Gamble
Director : Joe Dante

Rating :
3/5



Paranormal Activity 2

Setelah sukses dengan film pertamanya, Paramount Pictures kemudian merilis film keduanya "Paranormal Activity 2". Film ini sudah tidak disutradarai oleh Oren Peli, yang telah membuat film pertamanya sukses di pasaran. Untuk film yang ke 2 ini disutradarai oleh Tod Williams yang pernah menyutradarai The Door in The Floor di tahun 2004. Tod juga nantinya yang akan menyutradarai Paranormal Activity 3, yang saat ini masih dalam tahap pre produksi. Film ini masih dibintangi oleh Micah Sloat dan Katie Featherston. Untuk yang baru membintangi film ini ada Brian Boland, Sprague Grayden, Molly Ephraim. Film keduanya ini sebenernya bisa dibilang bukan sequel, film ini sebagai penghubung cerita di film pertamanya.

Tempat tinggal Kristi (Sprague Grayden) bersama Dan (Brian Boland) mengalami pencurian, semua ruangan dirumah ini hancur berantakan namun kamar anak keduanya Hunter bersih dari proses pencurian. Beberapa barang tidak hilang, namun ada satu barang yang hilang yaitu kalung Kristi yang diberikan oleh Katie (Katie Featherston). Sang pembantu Martine (Vivis Cortez) percaya ada sesuatu yang aneh dirumah ini, ada seperti roh jahat yang berada dirumah besar tersebut. Ali (Molly Ephraim) anak dari perkawinan Kristi sebelumnya berusaha untuk menelusuri kejanggalan yang terjadi dirumah ini, ia percaya dengan apa yang dikatakan oleh Martine. Dan yang tidak begitu percaya dengan hal - hal yang berbau takhayul, kemudian memecat Martine sebagai pembantu dirumahnya. Setelah pemecatan Martine kejanggalan demi kejanggalan mulai muncul, Hunter selalu menangis di tengah malam, pintu depan rumah ini selalu tertutup sendiri padahal tidak ada angin. Suatu hari Kristi mengalami sesuatu yang aneh ketika ingin melihat sang anak Hunter, badannya seperti terlempar dan terseret dari atas ke bawah, ia berusaha untuk melawan tersebut namun ternyata ia tidak bisa. Kristi kemudian berubah menjadi pendiam dan agak sulit berkomunikasi dengan suami dan anaknya.

Dibilang suka gak suka, saya suka film keduanya ini. Film ini adalah film penghubung yang baik, jadi saya lebih mengerti mengapa Katie bisa membunuh Micah. Tapi entah kenapa bukan Oren Peli yang menyutradarai film keduanya ini, padahal menurut saya kalau ia menyutradarai film keduanya ini kekhasan di film pertamanya tetap bisa terasa di film ini. Happy Watching !!

Cast : Micah Sloat, Katie Featherston, Brian Boland, Sprague Grayden, Molly Ephraim
Director : Tod Williams

Rating
3.5/5

Senin, 24 Januari 2011

Review : 22 Bullets / L' Immortel (2010)


Hari Sabtu kemarin gw diundang CCF untuk menghadiri nonton bareng film terbaru Jean Reno, 22 Bullets. Awalnya sih gak ada ekspetasi apapun dengan film ini. Setelah melihat trailernya pun, berharap ini hanya sebuah film action dengan tembakan dan pembunuhan dimana - mana. Jean Reno memang sudah tidak diragukan kembali kariernya dalam dunia perfilman perancis maupun hollywood. Sebelum membintangi film ini mungkin ia lebih terkenal sebagai teman dari Professor Jean Clouseau di The Pink Panther Sequel. Selain Jean Reno, film ini juga dibintangi oleh Marina Fois, Gabriella Wright, Daniel Lundh. Sedangkan sutradara yang beruntung untuk mendirect film ini adalah Richard Berry yang sebelumnya, pernah menyutradarai The Black Box yang dibintangi oleh Marion Cottilard.

Menceritakan tentang Charley Mattei (Jean Reno), seorang mantan mafia yang telah berhenti dari pekerjaanya tersebut. Sebenarnya dalam beberapa tahun Charley hidup dengan tenang dan bahagia dengan anggota keluarganya, namun suatu hari ketika ia mereka pergi ke pelabuhan ia ditembaki oleh beberapa orang. Sebanyak 22 peluru berhasil menancap di tubuhnya, namun ia tidak mati ia berhasil hidup kembali. Charley mencurigai tentang siapa yang merencanakan pembunuhannya ini, ia yakin Tony Zacchia (Kad Merad) teman lamanya yang masih menjadi mafia sampai saat ini. Untuk berhasil membunuh Charley, para pengawal dari Charley dibunuh satu persatu oleh anak buah Tony. Tidak hanya itu, Tony juga berusaha mengancam dan menculik anak Charley.

Jean Reno memang sudah ahli dalam beberapa film action perancis, ia dengan teralatih berhasil memainkan berbagai macam senjata. Ada yang beda dari film ini karena tiap adegan pembunuhan dibuat secara real, sehingga sepertinya kita sebagai penonton cukup mempercayai jika peristiwa pembunuhan tersebut benar terjadi. Untuk akting para castnya saya rasa tidak bagus - bagus banget, hanya Jean Reno dan beberapa aktor saja yang memang terlihat menguasai perannya masing - masing. Run time yang begitu lama sedikit membuat saya mengantuk, karena scene drama yang dihadirkan saya nilai terlalu begitu mellow. Namun secara keseluruhan film ini lumayan dan masih layak untuk disaksikan. Happy Watching !!

Cast : Jean Reno, Marina Fois, Gabriella Wright, Daniel Lundh
Director : Richard Berry

Rating ;
3/5

Movie Still :


























Sabtu, 22 Januari 2011

Review : Life As We Know It (2010)


They love Sophie more than anything in they entire world, and out of everyone, Messer, they picked us - Holly. Awalnya teman jadi pacaran itu kayaknya sudah jadi realita dimana - mana. Namun kalau 2 orang teman karena disuruh merawat seorang bayi malah membuat mereka jatuh ke dalam hubungan yang lebih spesial, mungkin ini adalah sesuatu yang berbeda. Life As We Know It inilah judul film yang mempertemukan Katherine Heigl dan Josh Duhamel menjadi perawat bayi. Katherine juga menjadi Executive Producer untuk film yang diproduksi oleh Warner Brothers ini. Untuk naskah ditulis oleh Ian Dietchman dan Kristin Rusk Robinson. Sedangkan sutradara yang dengan baik mendirect film ini adalah Greg Berlanti, seorang pria yang juga pernah menyutradarai film yang bergenre sama namun dengan rasa yang berbeda, The Broken Hearts Club.

Holly (Katherine Heigl) dan Messer (Josh Duhamel) adalah sahabat karib dari Peter (Hayes McArthur) dan Alison (Christina Hendricks). Peter dan Alison berniat sekali untuk menjodohkan mereka berdua, namun sepertinya karena ketidakcocokan diantara Holly dan Messer yang membuat perjodohan yang digagas Peter dan Alison pun tidak berbuah manis. Suatu Hari Peter dan Alison diberitakan meninggal dunia akibat kecelakaan, Holly dan Messer sebagai teman baik merasa kaget dan sedih mendengar berita yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Holly begitu khawatir dengan keadaan Sophie, siapa yang akan merawatnya kelak setelah ayah dan ibunya tiada. Pengacara dari Peter dan Alison datang menemui Holly dan Messer, ia mengatakan bahwa ternyata sebelum mereka meninggal, mereka telah buat kesepakatan kalau semisalnya mereka meninggal hak asuh Sophie diberikan kepada mereka berdua. Di saat itu juga mereka kaget, karena mereka harus merawat seorang anak di sebuah rumah dan tinggal bersama tanpa adanya hubungan / ikatan apapun. Setelah berapa lama mereka merawat Sophie, ternyata mereka malah bertambah menjadi dekat dan menyenangi satu sama lain.

Life As We Know It sebenarnya tidak jauh berbeda dengan film - film bergenre sama, namun sepertinya Katherine Heigl ingin memberikan bumbu yang berbeda. Heigl beberapa tahun ini memang lebih terkenal sebagai aktris yang rajin bermain di film bergenre RomCom seperti The Ugly Truth bersama Gerard Butler atau Killers bersama Ashton Kutcher. Akting Heigl di film ini saya nilai berbeda dengan beberapa film sebelumnya, disini ia begitu dengan baik dapat menghayati karakter Holly. Untuk Josh Duhamel sepertinya ini film RomCom-nya yang kedua setelah sebelumnya berduet di dunia cinta Fontana de Amore, di film When In Rome bersama Kristen Bell yang jauh lebih buruk dibandingkan film ini. Buat yang sedang berpacaran film ini cocok sekali untuk ditonton berdua, karena film ini mengajarkan bahwa suatu hubungan memang berarti . Happy Watching !!

Cast : Katherine Heigl, Josh Duhamel, Hayes McArthur
Director : Greg Berlanti

Rating ;
3/5

Movie Still :













Rabu, 19 Januari 2011

Review : Welcome To The Rileys (2010)


Mendengar nama Kristen Stewart pasti yang akan di otak kita adalah tokoh Bella Swan di film Twilight yang menye - menye. Namun ternyata Kristen juga bisa berakting / meninggalkan karakter Bella , seperti di film Into The Wild atau mungkin di Adventureland bersama Jesse Eisenberg dan Ryan Reynolds. Namun untuk di film ini sepertinya anda harus memberi acungan jempol untuknya, karena disini ia dapat berperan sebagai seorang stripper yang mungkin beda dari beberapa film sebelumnya. Mungkin ada yang mengira aktingnya akan sama dengan film kontroversialnya bersama Dakota Fanning, namun ternyata tidak. Selain Stewart film ini juga dibintangi oleh Melissa Leo yang ditahun yang sama juga membintangi The Fighter dan Conviction. James Gandolfini juga membintangi film ini dan berperan sebagai sang suami dari Melissa Leo. James mungkin anda akan lebih mengenalnya sebagai Tony Soprano di serial tv The Sopranos. Dan untuk penyutradaraan film ini ditangani oleh Jake Scott, yang sebelumnya pernah menyutradarai Plunkett & Macleane di tahun 1999.

Menceritakan tentang sepasang suami istri, Doug (James Gandolfini) dan Lois (Melissa Leo) yang kesehariannya dipenuhi dengan kesedihan lantaran puteri mereka harus meninggal karena kecelakaan mobil. Selama ini pun Lois tidak pernah keluar dari rumah ia selalu menyendiri dikamar dan jika ia ingin mengecat rambut, ia menyuruh sang hair stylist untuk datang ke rumah. Lois merasa ia yang bersalah selama ini atas kematian putrinya. Suatu ketika Doug pergi ke New Orleans untuk menghadiri suatu konfrensi, kemudian karena kepenatannya ia pergi ke sebuah strip club. Jangan langsung mikir aneh loh, sebenernya Doug datang untuk hanya minum, namun ternyata ia malah bertemu dengan seorang stripper muda bernama Mallory (Kristen Stewart). Awalnya Mallory mengira jika Doug adalah seorang polisi yang sedang menyamar, namun ternyata ia salah dan langsung meminta maaf. Setelah pertemuannya yang ke 2 di sebuah kedai, hubungan Mallory dan Doug, berubah menjadi hubungan layaknya anak dan ayah. Doug begitu menyayangi Mallory layaknya putrinya yang telah meninggal, Emily.

Mungkin secara premis film ini mirip sekali dengan film Rabbit Hole, yang dibintangi oleh Nicole Kidman dan Aaron Eckhart. Perbedaanya diantara film ini dengan Rabbit Hole adalah film ini lebih mudah untuk diterima oleh orang, alurnya pun tidak berlangsung lambat seperti Rabbit Hole. Namun tetap saja saya nilai, Rabbit Hole ada sesuatu yang lebih baik. Happy Watching !!

Cast : Kristen Stewart, Melissa Leo, James Gandolfini
Director : Jake Scott

Rating :
3.5/5

Movie Still:























Senin, 17 Januari 2011

Review : Let Me In (2010)


Romansa vampire dengan manusia untuk di beberapa film top yang mungkin orang paling ingat adalah kisah Edward Cullen dengan Bella Swan. Untuk menghadirkan sesuatu yang beda di industri perfilman Hollywood, sutradara Matt Reeves menghadirkan film Let Me In. Let Me In bisa dibilang remake dari Let The Right One In, film originalnya yang berasal dari swedia dan disutradarai oleh Tomas Alfredson. Sebenernya film Let Me In tidak terlihat sebagai suatu remake, namun lebih terlihat Matt Reeves memperbaharui versi aslinya. Kebertulan saya belum menyaksikan versi aslinya tersebut, jadi jika disuruh membandingkan saya belum bisa menjawabnya. Let Me In dibintangi oleh Chloe Grace Moretz yang terkenal dalam perannya sebagai Hit Girl di film Kick Ass, selain itu ada juga si aktor Kodi Smit Mc-Phee yang sebelumnya membintangi The Road di tahun 2009.

Bersetting di kota New Mexico sekitar tahun 1980an, Owen (Kodi Smit Mc-Phee) seorang anak berumur 12 tahun yang tinggal hanya berdua dengan sang ibu di sebuah apartemen yang tidak begitu mewah. Owen hanya tinggal dengan sang ibu, karena sang bapak dan ibunya berada dalam proses perceraian yang akhirnya mengharuskan Owen tidak memiliki sosok ayah. Di sekolah Owen selalu menjadi korban kekerasan mulai dari cara yang sedikit halus hingga dengan cara yang begitu keterlaluan dan menuju ke tindakan kekerasan. Suatu ketika Owen, kedatangan tetangga baru seorang anak perempuan bernama Abby (Chloe G. Moretz). Abby tinggal di apartemen tersebut bersama dengan sang ayah. Awalnya Owen bingung melihat Abby, karena setiap mereka bertemu di malam hari Abby tidak menggunakan alas kaki . Pada akhirnya Owen jadi bersahabat baik dengan Abby, malah akhirnya persahabatan tersebut berubah menjadi hubungan yang spesial. Setelah berapa lama Owen baru menyadari jika Abby, bukanlah anak manusia yang sebenarnya. Ia kemudian mulai agak sedikit menjaga jarak, jika Abby ingin bertemu dengannya.

Chloe Grace Moretz sepertinya tidak perlu diragukan kembali, setelah sukses mendalami karakter Hit Girl di Kick Ass, saya nilai pun ia juga dengan baik dapat memerankan karakter Abby yang dingin di film ini. Namun saya belum dapat membandingkan kualitas akting Kodi Smit di film ini dengan film sebelumnya The Road. Secara akting Kodi pun saya bilang keren, ia dapat merepresentasikan bagaimana seorang anak yang sering di bully oleh teman dan anak yang merindukan sosok sang ayah. Mungkin kalau gak suka film Twilight Saga, anda akan terobati dengan film ini. Intinya saya suka Let Me In, saya cinta Abby. Happy Watching !!

Cast : Chloe Grace Moretz, Kodi Smit Mc-Phee
Director : Matt Reeves

Rating :
4/5

Movie Still :























Minggu, 16 Januari 2011

Info : IMBlog Choice Awards


ImBlog / Indonesian Movie Blogger Community adalah sebuah komunitas yang digagas oleh seorang movie blogger Labirin Film. Indonesian Movie Blogger Community adalah komunitas yang berisi orang - orang yang memiliki hobi yang sama yaitu menyaksikan film dan juga senang mengulas / mereview film - film yang sudah ditontonnya ke dalam blog milik mereka. Indonesian Movie Blogger Community terdiri dari sekitar 50-an blog, namun untuk blog yang resmi terdaftar di milis komunitas ini baru sekitar 39-an blog. Dan untuk kegiatan pertamanya, komunitas ini mengadakan ImBlog Choice Awards.

ImBlog Choice Awards, adalah bentuk apresiasi ImBlog kepada insan - insan perfilman baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk itu ImBlog Choice Awards ini akan dibagi menjadi 2 yaitu : ImBlog Choice Awards untuk Film Berbahasa Asing dan ImBlog Choice Awards untuk Film Indonesia. Nantinya para nominator akan terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari Kategori Unggulan sampai Kategori ter-Unik. Untuk kategori yang ada kata "Jawara" nantinya hanya divoting oleh para anggota yang telah tergabung di milis ImBlog. Namun untuk kalian yang tidak memiliki blog atau belum tergabung secara resmi di milis ImBlog, kalian tetap masih bisa berpartisipasi di kategori yang ada kata "Tersohor" -nya.

Untuk voting kategori "Tersohor" akan dilakukan melalui website milik Flick Magazine :
http://www.flickmagazine.net/home di hari Kamis, 19 Januari 2011.

Berikut Nominasi/Kategori di ImBlog Choice Awards


Kategori dan nominasi IMBlog Choice Awards 2011 untuk Film Berbahasa Asing:


FILM JAWARA

1. Inception
2. The Social Network
3. The Ghost Writer
4. Toy Story 3
5. Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives

SUTRADARA JAWARA
1. Christopher Nolan (Inception)
2. David Fincher (The Social Network)
3. Roman Polanski (The Ghost Writer)
4. Apichatpong Weerasethakul (Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives)
5. Jason Reitman (Up In The Air)

SKENARIO JAWARA
1. Inception (Christopher Nolan)
2. The Social Network (Aaron Sorkin)
3. Up In The Air (Jason Reitman & Sheldon Turner)
4. The Ghost Writer (Roman Polanski & Robert Harris)
5. Buried (Rodrigo Cortes)

PELAKON UTAMA PRIA JAWARA
1. Jesse Eisenberg (The Social Network)
2. Leonardo DiCaprio (Shutter Island)
3. George Clooney (Up In The Air)
4. Ewan McGregor (The Ghost Writer)
5. Ryan Reynolds (Buried)

PELAKON UTAMA WANITA JAWARA
1. Carey Mulligan (An Education)
2. Noomi Rapace (The Girl With The Dragon Tattoo)
3. Catherine Keener (Please Give)
4. Yoon Jeong Hee (Poetry)
5. Sandra Bullock (The Blind Side)

PELAKON PENDUKUNG PRIA JAWARA
1. Andrew Garfield (The Social Network)
2. Stanley Tucci (The Lovely Bones)
3. Joseph Gordon Levitt (Inception)
4. Justin Timberlake (The Social Network)
5. Tom Hardy (Inception)

PELAKON PENDUKUNG WANITA JAWARA
1. Anna Kendrick (Up In The Air)
2. Helena Bonham Carter (Alice In Wonderland)
3. Marion Cotillard (Inception)
4. Chloe Grace Moretz (Kick Ass)
5. Olivia Williams (The Ghost Writer)

KUMPULAN PELAKON JAWARA
1. Inception
2. The Social Network
3. The Expendables
4. RED
5. Brooklyn’s Finest

PELAKON BARU JAWARA
1. Carey Mulligan (An Education)
2. Andrew Garfield (The Social Network)
3. Chloe Grace Moretz (Kick-Ass)
4. Anna Kendrick (Up In The Air)
5. Tom Hardy (Inception)

FILM DOKUMENTER JAWARA
1. Waiting For Superman
2. When You’re Strange
3. Babies
4. Oceans
5. Exit Through The Gift Shop

FILM ANIMASI JAWARA
1. Toy Story 3
2. How To Train Your Dragon
3. Fantastic Mr. Fox
4. Despicable Me
5. Rapunzel

LAGU TEMA JAWARA
1. The Weary Kind (Crazy Heart)
2. I See The Light (Rapunzel)
3. There’s A Place For Us (Narnia : Voyage of The Dawn Trader)
4. Cinema Italiano (Nine)
5. Alice (Alice In Wonderland)

MUSIK PENGIRING JAWARA
1. Inception (Hans Zimmer)
2. The Social Network (Trent Reznor & Atticus Ross)
3. Tron : Legacy (Daft Punk)
4. Toy Story 3 (Randy Newman)
5. Nine (Andrea Guerra)

OPENING JAWARA
1. The Social Network
2. Buried
3. Inception
4. Kick-Ass
5. Toy Story 3

ENDING JAWARA
1. Inception
2. Toy Story 3
3. Buried
4. The Ghost Writer
5. Shutter Island

POSTER JAWARA
1. Inception
2. Buried
3. Let Me In
4. The Social Network
5. Tron : Legacy

TAGLINE JAWARA
1. You Don’t Get 500 Million Friends Without Making a Few Enemies (The Social Network)
2. Your Mind Is The Scene of Crime (Inception)
3. An Epic of Epicness’ (Scott Pilgrim Vs. The World)
4. 170,000 Miles of Dessert, 90 Minutes of Oxygen, No Way Out (Buried)
5. Read Between The Lines (The Ghost Writer)

TRAILER JAWARA
1. Inception
2. The Social Network
3. Tron : Legacy
4. Black Swan
5. The Tree of Life

HARUSNYA JADI JAWARA
Daftar film yang tidak dirilis di Indonesia dari Januari sampai Desember diadakannya voting nominasi dan sangat kami inginkan untuk bisa diputar di bioskop, festival, dan/atau DVD.

TIDAK BAKAL JADI JAWARA
Daftar film terburuk yang diputar di bioskop komersil, festival, dan/atau festival selama periode Januari sampai Desember diadakannya voting nominasi.

Kategori dan nominasi IMBlog Choice Awards 2011 untuk Film Indonesia:

FILM JAWARA
1. Alangkah Lucunya Negeri Ini
2. Hari Untuk Amanda
3. Minggu Pagi di Victoria Park
4. Sang Pencerah
5. 3 Hati 2 Dunia 1 Hati

SUTRADARA JAWARA
1. Angga Dwimas Sasongko (Hari Untuk Amanda)
2. Benni Setiawan (3 Hati 2 Dunia 1 Cinta)
3. Dedi Mizwar (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
4. Lola Amaria (Minggu Pagi di Victoria Park)
5. Hanung Bramantyo (Sang Pencerah)

NASKAH JAWARA
1. Musfar Yasin (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
2. Salman Aristo & Ginatri S. Noer (Hari Untuk Amanda)
3. Titien Wattimena (Minggu Pagi di Victoria Park)
4. Hanung Bramantyo (Sang Pencerah)
5. Benni Setiawan (3 Hati 2 Dunia 1 Cinta)

PELAKON UTAMA PRIA JAWARA
1. Lukman Sardi (Sang Pencerah)
2. Oka Antara (Hari Untuk Amanda)
3. Reza Rahardian (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
4. Reza Rahardian (3 hati 2 Dunia 1 Cinta)
5. Arifin Putra (Rumah Dara)

PELAKON UTAMA WANITA JAWARA
1. Acha Septriasa (Menebus Impian)
2. Fanny Febriana (Hari Untuk Amanda)
3. Lola Amaria (Minggu Pagi di Victoria Park)
4. Shareefa Daanish (Rumah Dara)
5. Titi Sjuman (Minggu Pagi di Victoria Park)

PELAKON PENDUKUNG PRIA JAWARA
1. Asrul Dahlan (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
2. Rasyid Karim (3 Hati 2 Dunia 1 Cinta)
3. Slamet Rahardjo (Sang Pencerah)
4. Theo Pakusadewo (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
5. Reza Rahardian (Hari Untuk Amanda)

PELAKON PENDUKUNG WANITA JAWARA
1. Henidar Amroe (3 Hati 2 Dunia 1 Cinta)
2. Kimi Jayanti (I Know What You Did On Facebook)
3. Ayu Diah Pasa (Menebus Impian)
4. Imelda Therine (Rumah Dara)
5. Ella Hamid (Minggu Pagi di Victoria Park)

PENDATANG BARU JAWARA
1. Ihsan Taroreh (Sang Pencerah)
2. Pepeng Naif (Dawai 2 Asmara)
3. Kimi Jayanti (I Know What You Did on Facebook)
4. Giring Nidji (Sang Pencerah)
5. Ananda Omesh (Aku Atau Dia)

PELAKON ANAK-ANAK JAWARA
1. Bulan Ayu (Demi Dewi)
2. Yehuda Rembindi (Tanah Air Beta)
3. Rangga Adhitya (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
4. Sakurta Ginting (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
5. Griffit Patricia (Tanah Air Beta)

PELAKON SENIOR JAWARA
1. Ulli Artha (Bebek Belur)
2. Rima Melati (Bebek Belur)
3. Dedi Mizwar (Alangkah Lucunya Negeri Ini)
4. Slamet Rahardjo (Sang Pencerah)
5. Widyawati (Satu Jam Saja)

POSTER JAWARA
1. I Know What You Did on Facebook
2. Madam X
3. Rumah Dara
4. Sang Pencerah
5. Darah Garuda

FILM KACRUT
1. 18+
2. Diperkosa Setan
3. Selimut Berdarah
4. Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
5. London Virginia

SUTRADARA KACRUT
1. Findo Purnomo HW (Lihat Boleh, Pegang Jangan)
2. Petruska Karangan (Diperkosa Setan)
3. Nayato Fio Nuola (18+)
4. Ferry Ipey Assad (Selimut Berdarah)
5. Cheverly Amalia (London Virginia)

PELAKON PRIA KACRUT
1. Eko Noah (Obama Anak Menteng)
2. Hardy Hantono (Pengantin Topeng)
3. Teguh Julianto (Diperkosa Setan)
4. Dimaz Andrean (Selimut Berdarah)
5. Andreano Phillip (Rayuan Arwah Penasaran)

PELAKON WANITA KACRUT
1. Andy Soraya (Arisan Berondong)
2. Cynthiara Alona (Diperkosa Setan)
3. Cynthiara Alona (Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!)
4. Pinkan Mambo (Selimut Berdarah)
5. Cheverly Amalia (London Virginia)

POSTER KACRUT
1. Pengakuan Seorang Pelacur
2. Bidadari Jakarta
3. Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
4. Dendam Pocong Mupeng
5. London Virginia

FB :
http://www.facebook.com/editgroup.php?gid=134057593323442&sk=picture#!/home.php?sk=group_134057593323442

Twitter :http://twitter.com/#!/IMBlogCommunity

Info : 68th Annual Golden Globe Winner












Best Motion Picture - Drama
The Social Network
Columbia Pictures; Sony Pictures Releasing

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Drama
Natalie Portman – Black Swan

Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama
Colin Firth – The King's Speech

Best Motion Picture - Comedy Or Musical
The Kids Are All Right
Antidote Films, Mandalay Vision, Gilbert Films; Focus Features

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Comedy Or Musical
Annette Bening – The Kids Are All Right

Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Comedy Or Musical
Paul Giamatti – Barney's Version

Best Performance by an Actress In A Supporting Role in a Motion Picture
Melissa Leo – The Fighter

Best Performance by an Actor In A Supporting Role in a Motion Picture
Christian Bale – The Fighter

Best Animated Feature Film
Toy Story 3
Disney
*Pixar; Walt Disney Studios Motion Pictures

Best Foreign Language Film
In A Better World (Denmark)
The Country of Denmark
(Hævnen) Zentropa Entertainment; Sony Pictures Classics

Best Director - Motion Picture
David Fincher – The Social Network

Best Screenplay - Motion Picture
Aaron Sorkin - The Social Network

Best Original Score - Motion Picture
Trent Reznor and Atticus Ross - The Social Network

Best Original Song - Motion Picture
"You Haven't Seen The Last Of Me" – Burlesque
Music & Lyrics By: Diane Warren

Best Television Series - Drama
Boardwalk Empire (HBO)
Leverage, Closest to the Hole Productions, Sikelia Productions and Cold Front Productions, HBO Entertainment

Best Performance by an Actress In A Television Series - Drama
Katey Sagal – Sons Of Anarchy

Best Performance by an Actor In A Television Series - Drama
Steve Buscemi – Boardwalk Empire (HBO)

Best Television Series - Comedy Or Musical
Glee (FOX)
Ryan Murphy Television, Twentieth Century Fox Television

Best Performance by an Actress In A Television Series - Comedy Or Musical
Laura Linney – The Big C (Showtime)

Best Performance by an Actor In A Television Series - Comedy Or Musical
Jim Parsons – The Big Bang Theory (CBS)

Best Mini-Series Or Motion Picture Made for Television
Carlos (Sundance C)
Film En Stock and Egoli Tossell Film, Sundance Channel

Best Performance by an Actress In A Mini-series or Motion Picture Made for Television
Claire Danes – Temple Grandin (HBO)

Best Performance by an Actor in a Mini-Series or Motion Picture Made for Television
Al Pacino – You Don't Know Jack (HBO)

Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Series, Mini-Series or Motion Picture Made for Television
Jane Lynch – Glee (FOX)

Best Performance by an Actor in a Supporting Role in a Series, Mini-Series or Motion Picture Made for Television
Chris Colfer – Glee (FOX)

Sabtu, 15 Januari 2011

Review : Haunted Changi (2010)


Rumah sakit angker di Jakarta, mungkin itu sudah biasa. Banyak cerita - cerita aneh yang kadang mendukung tempat tersebut. Rumah Sakit Fatmawati misalnya. Tapi ada fenomena lain dari negara tetangga kita, Singapore. Di Singapore, terkenal sebuah rumah sakit tua yang sudah tidak berpenghuni lagi dan umurnya sudah ratusan atau bahkan ribuan tahun lamanya. Haunted Changi adalah film horor yang begitu fenomenal dan malah sempat menjadi box office, di negaranya sendiri mengalahkan puluhan film dari Hollywood yang saat itu tayang bersamaan. Awalnya mungkin film ini biasa saja, namun karena promosi yang begitu di gembar - gemborkan oleh para crewnya, membuat semua orang begitu menjadi penasaran untuk menyaksikannya.

Old Changi Hospital adalah rumah sakit tua di Singapore, dimana rumah sakit ini dulunya adalah tempat penyekapan & pembantaian dimasa perang dunia ke II saat itu. Banyak cerita berkembang, adanya hantu perempuan menggunakan baju putih panjang yang mereka sebut hantu pontianak / kita biasa menyebutnya kuntilanak. Selain itu ada juga cerita jika banyak hantu tanpa kepala yang hadir gentayangan di rumah sakit ini. Untuk itu 4 orang crew film memutuskan untuk mendokumentasikan sejarah dari rumah sakit ini, hingga desas - desus kekuatan mistik yang ada dirumah sakit ini. Mereka membuktikannya, banyak kejadian aneh yang kemudian mereka alami dan selain itu juga mereka melihat penampakan - penampakan hantu yang begitu menyeramkan dan diluar nalar manusia.

Mungkin sebenarnya Haunted Changi, tidak lebih dari sekedar film horor biasa yang menggunakan teknik camera seperti di Paranormal Activity atau Blair Witch Project. Namun berhasilnya mereka menghasilkan sebuah film horor yang selain menggunakan teknik kamera yang keren, juga dengan menghadirkan komentar - komentar yang terasa meyakinkan dari orang lain tentang rumah sakit changi ini membuat film ini beda dari film horor asia yang lain. Akting para pemain yang berperan sebagai crew di film ini pun bisa dibilang baik. Sayang negara kita yang juga memiliki cerita urban legend yang cukup hampir sama, tidak bisa menghadirkan film yang seberkualitas ini malah film horor indonesia bukannya menyeramkan malah membuat saya tertawa ketika menontonnya. Happy Watching !!

Cast : Andrew Lau, Sheena Chung, Farid Azlam, Audi Khalis
Director : Andrew Lau

Rating :
3.5/5

Movie Still :























Jumat, 14 Januari 2011

Info : Winner of 16th Annual Critics Choice Movie Awards














Recap from The 16th Annual Critics' Choice Movie Awards:

Best Picture
WINNER: The Social Network (2010)

Best Actor
WINNER: Colin Firth for The King's Speech (2010)

Best Actress
WINNER: Natalie Portman for Black Swan (2010)

Best Supporting Actor
WINNER: Christian Bale for The Fighter (2010)

Best Supporting Actress
WINNER: Melissa Leo for The Fighter (2010)

Best Acting Ensemble
WINNER: The Fighter (2010)

Best Director
WINNER: David Fincher for The Social Network (2010)

Best Original Screenplay
WINNER: The King's Speech (2010): David Seidler

Best Adapted Screenplay
WINNER: The Social Network (2010): Aaron Sorkin

Best Animated Feature
WINNER: Toy Story 3 (2010)

Best Young Actor/Actress
WINNER: Hailee Steinfeld for True Grit (2010)

Best Action Movie
WINNER: Inception (2010)

Best Comedy Movie
WINNER: Easy A (2010)

Best Foreign Language Film
WINNER: The Girl with the Dragon Tattoo (2009)

Best Documentary Feature
WINNER: Waiting for Superman (2010)

Best Song
WINNER: 127 Hours (2010)("If I Rise")

Best Composer
WINNER: The Social Network (2010): Trent Reznor, Atticus Ross

Best Picture Made for Television
WINNER: "The Pacific" (2010)

Best Cinematography
WINNER: Inception (2010)

Best Art Direction
WINNER: Inception (2010)

Best Editing
WINNER: Inception (2010)

Best Costume Design
WINNER: Alice in Wonderland (2010)

Best Makeup
WINNER: Alice in Wonderland (2010)

Best Visual Effects
WINNER: Inception (2010)

Best Sound
WINNER: Inception (2010)

source : @banakhoiri

Review : Conviction (2010)


an extraordinary journey of how far we go to fight for our family.Menyaksikan film ini jadi membuat gw merindukan sosok seorang kakak. Tapi sudahlah, memang mungkin gw ditakdirkan sendiri dan didorong untuk lebih menyayangi orang - orang disekitar gw termasuk Mr.Z. Conviction adalah film terbaru di tahun 2010 yang dibintangi oleh aktris, yang sudah beberapa kali memperoleh piala oscar, Hillary Swank. Selain Swank, film ini juga dibintangi oleh Sam Rockwell, Owen Campbell, Minnie Driver dan Connor Donovan. Untuk penyutradaraanya ditangani oleh Tony Goldwyn, aktor sekaligus seseorang yang pernah menyutradarai The Last Kiss ditahun 2006.

Menceritakan tentang kakak beradik Betty Anne (Hillary Swank) dan Kenny (Sam Rockwell) yang selama masa hidupnya selalu bersama, harus terpisahkan karena Kenny tersangkut kasus pembunuhan dan mengharuskan Kenny menekam di balik jeruji besi selama puluhan tahun. Betty Anne sebagai adik, yakin jika sang kakak bukan pembunuh yang sebenarnya. Karena tidak adanya dana yang besar saat itu, Betty Anne berniat untuk kembali bersekolah dan mengambil bidang hukum untuk dapat membebaskan sang kakak dari balik jeruji tersebut. Betty tak pernah putus asa, walaupun banyak orang sudah berusaha menjatuhkan kepercayaan dirinya, ia tetap berusaha supaya apa yang diinginkannya berhasil. Karena keinginannya pun ia harus mengakhiri rumah tangganya bersama sang suami.

Swank, swank dan swank. Memang Hillary Swank tidak perlu diragukan kembali, kualitas akting yang ia miliki membuat film ini lebih hidup . Di film ini ia begitu berusaha dengan keras, untuk dapat menggambarkan siapa Betty Anne sebenarnya. Tidak hanya swank, saya rasa Rockwell pun dapat menggambarkan sosok Kenny yang bengal menjadi orang yang frustasi dan penuh akan kesedihan. Sayang sekali, film - film inspiratif seperti ini jarang masuk ke Indonesia. Mungkin dengan film ini, orang - orang makin terpacu dan memiliki semangat untuk dapat hidup lebih baik. Happy Watching !!

Cast : Hillary Swank, Sam Rockwell, Minnie Driver, Owen Campbell
Director : Tony Goldwyn

Rating :
4/5

Movie Still :


























Kamis, 13 Januari 2011

Review : The Town (2010)


Yang namanya persaudaraan atau brotherhood akan selalu bersama dan tidak akan dapat terpisahkan. Seperti di film ini yang digambarkan mereka selalu hidup bersama, mencuri bersama - sama dan bersenang - senang bersama. The Town adalah film terbaru yang dibintangi Ben Affleck yang dimana disini ia juga duduk, di kursi sutradara untuk film ini. Sebelum menyutradarai film ini, Ben sebelumnya pernah menyutradarai film Gone Baby Gone di tahun 2007. Selain Ben Affleck, film ini juga dibintangi oleh Jon Hamm, Rebecca Hall, Blake Lively, Jeremy Renner dan Chris Cooper.

Menceritakan tentang kawanan perampok yang beranggotakan Doug (Ben Affleck), Jem (Jeremy Renner), Glouansy (Slaine) dan Dez (Owen Burke). Mereka berasal dari sebuah kota di daerah Boston, yang begitu terkenal sebagai tempat berkembangnya kawanan perampok, Charlestown. Suatu kali mereka merampok sebuah bank menggunakan kostum dan topeng untuk menutup identitas mereka, mereka berhasil menggasak ratusan atau ribuan atau mungkin jutaan dollar. Selain berhasil merampok, mereka juga menyandera seorang karyawan bernama Claire Keesey (Rebecca Hall). Setelah itu pun Claire mereka lepaskan disuatu pantai yang sepi. Kelanjutannya pada suatu hari, salah satu dari anggota mereka yaitu James berhasil mendapatkan identity card milik Claire. Dan disaat itupun James memberikan id card milik Claire ke Doug, tidak mereka pernah sadari kalau ternyata Claire juga tinggal di Charlestown dan hanya berbeda 4 Blok dari tempat tinggal mereka. Mereka kemudian berusaha memutuskan untuk mengawasi Claire, agar Claire tidak menceritakan hal - hal apapun yang dapat menganggu keberadaan mereka. Doug mendekati Claire yang akhirnya malah membawa mereka dalam suatu hubungan percintaan. Dougpun masih melakukan aksi perampokan bersama kawan - kawannya. Namun polisi yang begitu kesal dan geram dengan aksi mereka, akhirnya berhasil memecahkan hubungan antara Doug dengan kawan - kawannya bahkan dengan Claire, wanita yang begitu dicintainya.

Melihat film ini mengingatkan saya akan aksi perampokan Joker di film The Dark Knight. Ben Affleck menurut saya berhasil banget untuk menjadi sutradara bahkan aktor di film ini. Awalnya mengetahui jika Blake Lively, menjadi salah satu jajaran cast di film ini saya begitu senang sekali. Saya mengharapkan ada sesuatu yang baru dari Blake, namun ternyata peran dan kualitas aktingnya tidak jauh berbeda dengan waktu ia memerankan Serena Van Der Woodsen di serial tv remaja Gossip Girl, cewek yang bitchy, bengal dan drug user. Tapi intinya film ini adalah film yang bagus, dan memiliki klimaks yang oke dan saya harapkan anda tidak melewatkan film yang satu ini. Happy Watching !!


Cast : Ben Affleck, Blake Lively, Rebecca Hall, Jeremy Renner, Chris Cooper, Jon Hamm
Director : Ben Affleck

Rating :
4/5

Movie Still :